Viral Lagu Sikok Bagi Duo Bersyair Ajakan Menggunakan Narkoba Akan Dilaporkan Ke Cyber Polri

Lubuk Linggau (Bintang Save) – Viralnya lagu Sikok Bagi Duo membuat Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lubuk Linggau memanggil sekaligus melakukan test urin pembawa lagu tersebut beberapa waktu lalu.

Pasalnya, lagu Sikok Bagi Duo berisi ajakan menggunakan narkoba. Sikap tegas BNNK itu pun diapresiasi oleh sejumlah lembaga dan Ormas.

Ketua Pemuda Pancasila MPC Kota Lubuklinggau Chandra Muhamad Islam melalui Kabid Idiologi, Politik dan Hubungan Pemerintah Ahlul Fajri juga secara tegas menyatakan perang terhadap peredaran narkoba bahkan jika ada kadernya yang terlibat hukum karena narkoba.

“Maka Ormas ini tidak akan pernah melakukan pembelaan hukum terhadap oknum itu,” kata Ahlul Fajri.

Sementara itu, Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara (GANN) Tatin Mustika, yang juga didampingi Ahlul Fajri dari MPC Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan, meminta agar GANN Sumatera Selatan untuk segera mengumpulkan timnya terkait rencana pelaporan kepada pihak berwajib.

“Kami meminta Cyber Polri untuk melakukan pemblokiran akun-akun yang viral menggunakan lagu Sikok Bagi Duo,” ujarnya.

Melalui telepon, Ketua Yayasan GANN Sumsel Nurfrafyanti Fanny, menyatakan kesiapannya untuk membawa perkara ini ketingkat Polda Sumatera Selatan hingga ke Mabes Polri.

“Ya, kita perihatin sekali, dimana kita semua sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye penolakan terhadap narkoba. Namun di sisi lain, tanpa terduga, ada sebuah lagu yang viral muncul membuat senang para pemuja narkoba,” ucap dia.

Bahkan, lanjutnya, bukan hanya pemuja narkoba yang senang dengan lagu tersebut sehingga bisa berakibat sangat buruk kedepannya.

“Lagu itu mengakibatkan rasa ingin mencoba narkoba. Parahnya lagi, lagu ini sudah turut diviralkan oleh oknum artis kalangan atas,” ungkap Nurfrafyanti.

Hal ini, menurutnya, sangat bertolak belakang dengan program BNN RI yang menyiarkan lagu Mars BNN RI ke semua plosok negeri bekerja sama dengan RRI untuk terus menyuarakan War On Drugs.

“Lagu Sikok Bagi Duo itu jelas kalimatnya mengajak dengan syair “dak percayo rasokelah dak percayo cubokelah” yang artinya mengajak orang untuk mencoba kalau tidak percaya,” terangnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, bahwa lagu ini juga sangat menentang program pemerintah terkait P4GN dan merugikan negara secara materi yang dimana negara melalui APBN telah menganggarkan biaya sangat besar untuk menanggulangi bahaya narkoba.

“Kami mengajak semua pihak ambil peduli dan bersama- sama meminta kepada pihak yang berwajib untuk melakukan tindakan melalui laporan kami nanti.”

“Yayasan GANN Sumsel akan datang bersama Ormas LSM penggiat anti narkoba dan lainnya datang melaporkan terkait lagu ini,” tegas dia.

Nurfrafyanti berpendapat, sangat berbahaya apabila semua sudah menyanyikannya apalagi bila nanti dinyanyikan oleh para influencer yang memiliki pengaruh daya contoh bagi masyarakat luas.

Diketahui, sebelumnya terkait dengan viralnya lirik lagu Sikok Bagi Duo menimbulkan kontroversi berapa minggu yang lalu. MPC Pemuda Pancasila (PP) Bersama Yayasan GANN Kota Lubuklinggau (Sumsel) dan MUI Kota Lubuklinggau, pada hari Rabu, 20 Juli 2022 lalu, kembali mendatangi BNNK kota Lubuklinggau untuk menyampaikan kepada Kepala BNNK bahwa rencana kedua Ormas ini melalui DPD Yayasan GANN Provinsi Sumatera Selatan akan segera melaporkan Video yang sedang viral itu ke Cyber Polri.

Lagu ini juga sudah ditentang keras oleh Yayasan GANN Kabupaten Musi Rawas bersama BNNK Lubuklinggau yang kemudian sudah melakukan pemeriksaan terhadap Mely Deni penyanyi lagu viral tersebut. (Ae)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*