Pelantikan KAHMI Kabupaten Bekasi Didemo Kader HMI

Tambun Selatan (Bintang Save) – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Bekasi menggelar Pelantikan di Hotel @Home Metland, Tambun Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Namun kegiatan tersebut diwarnai aksi demonstrasi kader HMI Cabang Bekasi.

Ketua MD KAHMI Kabupaten Bekasi, Najmuddin, S.Ag., menanggapi aksi tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan interpretasi AD/ART pemahaman pembaca tentang konstitusi yang berbeda.

“Inilah yang interpretasi AD/ART pemahaman pembaca tentang konstitusi yang berbeda, menurut mereka seperti itu. Menurut kita ya enggak lah gitu terbukti bahwa hari ini kita ada dan orang-orang MW dan MN itu jelas statusnya,” kata dia.

Kata Najmuddin, ini hanya pandangan interpretasi yang berbeda dan pemahaman yang berbeda.

“Mereka berpandangan beda dan kita berpandangan beda, akhirnya tidak ketemu gitu. dialog-dialog kita satukan komunikasi juga sudah, tetap tetap mereka inginnya berbeda gimana kalo begitu? Berarti kita memang bersepakat untuk tidak bersepakat dalam hal ini,” ungkapnya.

Najmuddin juga menuturkan bahwa aksi tersebut sudah dilakukan mediasi antara Pengurus KAHMI dan Perwakilan HMI Cabang Bekasi.

“Sudah ngobrol tadi, ada perwakilan dari temen-temen ada pengurus KAHMI juga, Bu Pipit itukan pengurus bang Arif ketua panitia juga udah ngobrol, sudah kita jelaskan begitu, untuk ini kita ga ada hubungannya antara HMI dan KAHMI, berbeda, kita punya AD/ART punya konstitusi, dimana konstitusi adalah dasar hukum kita untuk bermasyarakat, berormas dan bernegara,” tuturnya.

Dia menerangkan Indonesia negara hukum bukan negara adu kekuatan dan bukan negara yang emosional atau negara apapun.

“Kita kalo mau emosional, mau kekuatan massa ya kita lebih banyak massa kita kan gamau begitu. Kita berpikirnya bagaimana ini jalan kita berpikirnya damai, tidak ingin melakukan bahwa kita punya hegomoni atau super power yang lebih kuat dari mereka, engga kita gapernah merasa begitu kita hanya menjalankan amanat organisasi,” katanya.

Najmuddin juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak ada kepentingan apapun dalam menjabat kepengurusan KAHMI Kabupaten Bekasi.

“Dibedah aja, AD/ART kita dibedah bisa dicari di Google. dimana kesalahan kita, kalo kita salah juga siap kok kalo mereka salah seharusnya mereka mengakui kesalahannya, nyatanya mereka engga, kalo bicara kepentingan politik saya ini PNS kepentingan politik saya apa, ga ada,” ujar dia.

“Temen-temen (pengurus KAHMI) itu kepentingan nya apa, ga ada, mereka hanya berkumpul, berhimpun di eks yorganisasi HMI yang namanya KAHMI dan ini adalah organisasi yang diapit secara nasional,” tutupnya.(Red/re’re)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*