Kunjungi Pink 03, Ridwan Kamil Optimis Program OPOP Bisa Ciptakan Kemandirian Pesantren Secara Ekonomi

Tambun Selatan (Bintang Save) – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyambangi Pondok Pesantren PINK 03, Tambun Selatan, Sabtu (16/4) pagi, didampingi Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki, dan Pengasuh Yayasan Pink 3 KH. Muadji Haromain.

Kunjungan kerja Kang Emil terkait Program One Pesantren One Product (OPOP) Pemerintah Provinsi (Pemporv) Jawa Barat.

Nampak hadir Danramil 01/Tambun Mayor Chb Daya Bakir, Wakapolsek Tambun, AKP. Sulyono, dan Camat Tambun Selatan Junaefi, S.STP., Msi.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Wali Kota Bandung itu berharap, program OPOP dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keumatan.

Program OPOP, kata Kang Emil, telah berkembang cukup baik dari sejak pertama kali diluncurkan. Terbukti pada tahap 1 ada sekitar 2.500an yang mengikuti program OPOP, dan ditargetkan mencapai 5.000 pesantren pada tahun 2023.

“Saya bersemangat dakwah melalui ekonomi Islam. Bersama tim kami melahirkan OPOP dan untuk tahap 2 sedang ikhtiar kami mohon doanya,” ucap Kang Emil.

Program OPOP, menurutnya, sangat strategis dalam menciptakan pesantren unggulan di bidang bisnis dan kemandirian ekonomi.

“Dan terbukti OPOP berhasil meraih penghargaan tingkat nasional (dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai 45 Top Inovasi Pelayanan Publik 2020 Tingkat Nasional tahun 2020-red). Untuk itu saya sangat optimis,” ungkapnya.

Tak lupa, Kang Emil pun mengingatkan kepada Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki, untuk meningkatkan program OPOP di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, baru sekitar 36an pesantren yang mengikuti program OPOP.

Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki, dalam sambutannya meminta agar produk yang dihasilkan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) pondok pesantren untuk segera didaftarkan dalam e-katalog Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

Dirinya juga telah menginstruksikan kepada Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Bekasi untuk memprioritaskan produk buatan dalam negeri dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*