Gubernur Erzaldi Buka Pencanangan Baksos IBI-KB Kesehatan Provinsi Kepulauan Babel Tahun 2022

Belitung Timur (Bintang Save) – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M., membuka secara langsung Pencanangan Bhakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/3).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan kantor PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) di Air Karang, Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur.

Adapun tema yang diketengahkan dalam acara adalah  “Melalui bakti sosial IBI Keluarga Berencana (KB) Kesehatan, kita perkuat peran bidan dalam rangka pencapaian keikutsertaan capaian berKB metode kontrasepsi jangka panjang dan percepatan penurunan pencegahan angka stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak”.

Eni Gustina, Deputi KB Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menghadiri acara secara daring mewakili Kepala BKKBN RI. Hadir pula Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Babel,  Fajar Supriyadi Sentosa, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, Direktur PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Lim Teng Hong dan Kepala DP3ACSKB, Asraf.

Dalam paparannya, Gubernur Erzaldi menyampaikan empat hal yang menurutnya menjadi titik berat kesuksesan program Keluarga Berencana di Bangka Belitung. Keempatnya ini harus dilakukan secara bersama-sama,” kata dia singkat.

Pertama, semua desa/kelurahan membentuk tim yang dapat melaksanakan jadwal komunikatif untuk menyampaikan informasi edukasi berkenaan dengan pelayanan KB sampai akhir Oktober 2022.

Kedua, pelaksanaan pelayanan konsisten dilakukan kendatipun berskala kecil. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Ketiga, seremonial bukan hal yang utama, namun upaya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan.

“Terakhir, pemantauan  secara berjenjang oleh pengurus cabang, pengurus daerah IBI bersama Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait di kabupaten/kota,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada seluruh jajaran, para bupati/walikota, Kepala Perangkat Daerah, PKK, Bidan untuk terus bersinergi. “Sebab, kita belum selesai dengan urusan menekan jumlah penduduk, tapi sudah dihadapkan lagi dengan masalah stunting. Jadi tugasnya banyak sekali,” kata dia.

Deputi KB Kesehatan Reproduksi BKKBN RI, Eni Gustina, mengapresiasi jajaran Pemerintah Daerah dan PT. SWP yang telah berkenan serta berupaya memfasilitasi kegiatan Pencanangan Bakhti Sosial IBI Kesehatan dan Keluarga Berencana tingkat provinsi.

Kegiatan ini, jelasnya, akan memberikan daya dongkrak yang tinggi untuk mencapai target modern kontrasepsi free, dan peningkatan capaian metode kontrasepsi jangka panjang. “Tentunya, selain itu, kegiatan ini akan berkontribusi untuk menurunkan angka kelahiran, stunting dan kesehatan ibu dan anak,” imbuh dia.

Hal tersebut, lanjut Eni, penting agar dapat mewujudkan Bangka Belitung dengan generasi yang berkualitas menuju Indonesia emas pada tahun 2045.

Direktur PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Lim Teng Hong mengaku, pihaknya tidak mempunyai pengetahuan yang cukup perihal kesehatan ibu dan anak. “Namun, kami tetap berupaya semaksimal mungkin demi memberikan dukungan terhadap program ini,” tuturnya. (Agus/Helmy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*