Ketua Komisi III Kritisi Sistem Pendataan di UPTD TPU Mangun Jaya

Tambun Selatan (Bintang Save) – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi, mengkritik sistem pendataan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangun Jaya, yang menurutnya masih semrawut dan dilakukan secara manual. Hal itu disampaikan Helmi saat mengunjungi TPU Mangun Jaya, Minggu (11/7/2021) lalu.

Dikatakan oleh Helmi, kedatangannya ke lolasi TPU Mangun Jaya tersebut adalah untuk memastikan ketersediaan lahan pemakaman. Pasalnya, sebagaimana diketahui, semenjak gelombang kedua pandemi Covid-19 ini atau saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU Mangun Jaya melonjak.

“Dalam kunjungan kami menemukan sistem pendataan di TPU Mangun Jaya yang masih semrawut, itu karena (masih) dicatat secara manual dan belum terkomputerisasi,” ucap Helmi,

Pihak UPTD TPU Mangun Jaya juga tidak bisa menunjukan secara rinci data kematian warga akibat Covid-19 yang ia minta. “Karena cara pendataan mereka masih bersifat manual,” ungkap Helmi.

Dalam kesempatan itu, Helmi juga memberikan pengarahan kepada pihak UPTD TPU Mangun Jaya untuk lebih memaksimalkan pelayanan dan memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi.

“Penggalian makam saat ini memang menggunakan Eskavator, tetapi untuk biaya solar silahkan ajukan di Biaya Tidak Terduga atau BTT. Sekaligus diajukan untuk pematangan lahan, penerangan jalan umum, fasilitas jalan dan juga pemagaran,” ucapnya.

Terkait persoalan lahan pemakaman, berdasarkan informasi dari UPTD TPU Mangun Jaya, sejak munculnya pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah menyiapkan lahan seluas dua hektare untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Blok J11. Namun saat ini hanya menyisakan seluas 1,5 hektar atau untuk sekitar 350 makam. Sedangkan untuk saat ini, di TPU Mangun Jaya sudah ada 1.023 makam jenazah yang berstatus suspek ataupun positif Covid-19.

Di Kabupaten Bekasi sendiri, ada dua TPU yang ditunjuk sebagai lokasi pemakaman bagi jenazah Covid-19, yakni TPU Mangun Jaya dan TPU Pasir Tanjung.

Sebagai informasi, catatan total pemakamanan Covid-19 di Dua TPU tersebut mencapai 1,473 jenazah yang merupakan akumulasi data dari Januari – Juni 2021. Adapun pemakaman jenazah dengan protap Covid-19, pada Januari 2021 sebanyak 163 jenazah, Februari 2021 ada 118 jenazah dan Maret berjumlah 105 jenazah.

Lalu sepanjang April jumlah pemakaman sebayak 61 jenazah dan bulan Mei sebanyak 55 jenazah. Kemudian menanjak lagi sepanjang juni 2021, jumlah pemakaman dengan protap Covid-19 dengan angka tertinggi 971 jenazah. (Adv)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*