Titik Banjir di Desa Lubangbuaya Berkurang, Normalisasi Drainase Jadi Kuncinya

Setu (Bintang Save) – Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Jumat (19/2/2021) malam hingga Sabtu (20/2/2021) pagi telah menyebabkan bencana banjir termasuk di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari 11 desa di wilayah Kecamatan Setu, Desa Lubangbuaya menjadi salah satu desa yang tidak mengalami kebanjiran. Padahal, selama ini desa tersebut kerap mengalami kebanjiran jika diguyur hujan cukup lama dengan intensitas tinggi.

Kepala Desa Lubangbuaya Maulana Yusup yang biasa disapa Bang Yosep mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri dalam  mengantisipasi datangnya musim penghujan dengan melakukan normalisasi drainase di wilayah Desa Lubangbuaya.

“Ketika saya baru menjabat kepala desa, saya turunkan ekskavator untuk menormalisasi seluruh drainase. Sehingga, drainase yang tersendat sampah dan endapan lumpur kembali normal. Selain itu, drainasenya kita bikin lebih dalam dan diperlebar sekitar 3 meter,” kata Bang Yosep saat ditemui di kantornya, Rabu (24/2/2021).

Selain itu, Pemerintah Desa Lubangbuaya juga membuat sodetan air di beberapa titik lokasi yang kerap terjadi banjir di saat musim penghujan.

Alhasil, Pemerintah Desa¬† Lubangbuaya di bawah kepemimpinan Bang Yosep mampu mengatasi permasalahan banjir pada tahun ini. “Alhamdulillah, beberapa titik yang biasanya terkena banjir, tahun ini dapat teratasi,” ungkapnya.

Meski begitu, Bang Yosep mengatakan, ada tiga perumahan di wilayahnya yang sempat tergenang air. Perumahan itu antara lain Perumahan Mustika Media Residence, Green Harmoni dan Graha Mustika Media.

“Hanya beberapa RT, dan itupun airnya surut dalam waktu kurang dari tiga jam. Padahal, sebelumnya butuh berhari-hari agar airnya dapat surut,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, genangan air itu terjadi akibat buangan air dari desa tetangganya, yaitu Desa Cijengkol. “Proyek pembangunan jalan tol di Desa Cijengkol membuat air mengalir ke tiga perumahan ini,” katanya.

Terkait itu, Bang Yosep rencananya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Cijengkol dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana proyek pembangunan tol. “Nanti saya akan coba koordinasi agar ke depannya wilayah Desa Lubangbuaya dapat 100 persen terbebas banjir,” pungkas Bang Yosep. (Nur Pulo/Ccp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*