Mobil Jenazah Pertama Kali di Kelurahan Bojong Menteng

Bekasi (Bintang Save) – Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah dan manfaat bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. Demikian dikemukakan H Ujat BA ketika ditemui di kediamannya, Kamis (27/2/2020) malam.

H Ujat BA yang juga Ketua Padepokan Preto Nurul Alam menambahkan, setiap perbuatan maka akan kembali kepada orang yang berbuat. Seperti kita memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri dan juga sebaliknya.

Seperti halnya mobil ambulans jenazah, dari tahun ke tahun belum ada di Kelurahan Bojong Menteng. Ini merupakan perbuatan mulia yang perlu didukung masyarakat. “Saya melihat sendiri dan mengalami sendiri, bahkan ada warga Bojong Menteng yang dirawat di Rumah Sakit harus mengeluarkan biaya Rp800.000 untuk menyewa mobil jenazah,” jelas H Ujat BA yang juga Ketua Aliansi Bojong Menteng Bersatu (BMB).

Menurutnya, dengan terbentuknya Pengurus Makam Kober Jati yang dikukuhkan pada 12 Januari 2020 lalu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Hati saya terpanggil untuk bermanfaat bagi orang lain. Hati ini besar hanya kemampuan tidak ada,” tambahnya.

Dengan program iuran Rp1.000 perbulan untuk satu orang dapat meringankan beban warga. Sebab dengan program Rp1.000 perbulan, semua fasilitas dari rumah sakit ke rumah duka hingga ke pemakaman gratis.

Perihal pro dan kontra di masyarakat, H Ujat mengatakan bahwa pro dan kontra itu hal biasa. Karena sudah merupakan takdir di dunia. “Kalau yang namanya orang berbuat baik di jalan Allah, setan gak akan suka. Sabar dan selalu istighfar itu kuncinya. Ibaratnya orang kaya mampu membeli mobil, tapi apakah bisa menyatukan pikiran beraneka ragam untuk bersatu,” tegasnya.

Program Rp1.000 perbulan ini sudah 2.000 Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar dari jumlah penduduk kurang lebih 8.000 KK. Seperti di RW 002 ada 5 RT, di RW 003 ada 2 RT dan di RW 011 ada 304 KK serta sudah diikuti di 8 RW. “Alhamdulillah dengan adanya mobil jenazah ini terwujud sehingga dapat meringankan warga tidak memandang pribumi dan non pribumi dari berbagai suku ras agama serta status. Siapa yang membayar kewajibannya akan mendapatkan hak,” ujarnya.

H Ujat menambahkan, dengan Program Rp1.000 perbulan ini ahli waris memperoleh santunan sebesar Rp1.500.000. Selain itu, Padepokan Preto Nurul Alam mengajak masyarakat untuk jangan lupa istighfar. Sebab, padepokan ini sering mengadakan bakti sosial pengobatan gratis. Untuk di bulan puasa juga mengadakan buka puasa bersama dan tausiyah. “Harapannya ingin berbuat yang bermanfaat bagi banyak orang. Hidup ini hampa seperti sayur asem tanpa garam. Walau beda pandangan tetap satu tujuan, perbedaan jangan jadi permusuhan dan bukan jadi perpecahan,” tutupnya.  (Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*