BPN Lakukan PTSL di Desa Tridaya Sakti

Tambun Selatan (Bintang Save) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyelenggarakan Pendaftaran Tanah Sistimatik dan Lengkap (PTSL) di Desa Tridayasakti, Rabu (5/2). Program PTSL sendiri adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Suryadi, selaku perwakilan BPN, menjelaskan bahwa melalui program ini pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

“Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018,” ucapnya.

PTSL yang populer dengan istilah sertifikasi tanah ini, kata dia, merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. “Selain itu, nantinya masyarakat yang telah mendapatkan sertifkat dapat menjadikan sertifikat tesebut sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya,” jelas dia.

Adapun program PTSL untuk wilayah Kecamatan Tambun Selatan ini berada di lima Desa, antara lain Desa Lambang Jaya sebanyak 1.000 bidang, Desa Tambun 2.200 bidang, Desa Setia Darma 1.700 bidang, Desa Mekar Sari 50 bidang, dan Desa Tridaya Sakti mendapatkan 400 bidang.

“Total program PTSL di Kabupaten Bekasi ini sebanyak 44.000 bidang,” terang Suryadi.

Lebih jauh, dijelaskannya, pada prinsipnya dalah hal pembiayaan pengukuran tanah sama sekali tidak dipungut biaya. Namun untuk pembiayaan seperti pembuatan Akta, pajak penghasilan (PPh), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), tetap dikenakan biaya sendiri.

Mengenai mekanisme adminitrasi pembiayaan lain-lain, imbuhnya, tertuang dalam SKB 3 Menteri (Menteri Agraria, Menteri/Kepala BPN dan Menteri Dalam Negeri) Nomor 25 /skb/V/ 2017 tentang Pembiaayan Persiapan PTSL. Sementara untuk pembiayaan seperti materai, pengukuran, segel dan honor untuk panita PTSL, sebut Suryadi, tetap dikenakan biaya sebesar Rp150.000 per bidang dalam pengurusan pembuatan sertifikat tanah.

Di lokasi yang sama, Kades Tridaya Sakti Wardi Suwada, SE., mendukung penuh adanya program PTSL dari Pihak BPN. Menurutnya, program ini dapat memudahkan Masyarakat di Desa Tridaya dalam pengurusan sertifikat tanah sehingga tidak ada lagi warganya yang tidak memiliki sertifikat.

“Saya mengajak kepada segenap masyarakat Desa Tridaya Sakti untuk mensegerakan persiapan berkas-berkas persyaratan yang dibutuhkan agar prosesnya dapat cepat terselesaikan,” kata dia. (Dodo)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*