Warga Desa Wibawamulya Merasa Dibodohi Kades Soal Ganti Rugi Pembangunan Jaling

Cibarusah (Bintang Save) – Pembangunan jalan lingkungan atau Jaling di Kampung Tegal Panjang, RT 014/02, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, dikeluhkan warga. Pasalnya, pengerjaan Jaling tersebut tidak tuntas sebagaimana yang telah direncanakan dalam APBDes. Belakangan, sebagian besar warga bahkan merasa dikibuli oleh sang Kepala Desa, Muhdi, terkait uang kompensasi tanah.

Sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan, Kepala Desa tentu saja bertanggung jawab penuh apabila tim pelaksana kegiatan pembangunan desa tidak melaksanakan proyek sesuai perencanaan. Hal itu karena Kepala Desa lah yang mengeluarkan SK untuk Tim Pelaksana Kegiatan. Sebaliknya, warga justru menilai Kepala Desa abai terhadap persoalan yang terjadi di depan mata.

“Buktinya, uang kerohiman (ganti rugi) kami belum dibayarkan sampai sekarang. Ya, janji tinggal janji,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya itu.

Ironisnya, meski pengecoran jalan lingkungan tersebut tidak tuntas dan dikeluhkan warga, Kepala Desa Wibawamulya tak bergeming sedikitpun. Setali tiga uang, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pengecoran jalan lingkungan melenggang santai seakan tidak ada beban tanggungjawab. Bahkan tidak bereaksi meski sudah mendapat protes terkait pekerjaan yang tidak tuntas.

Bintang Save kemudian menemui Sekretaris Desa (Sekdes), Soleh Hidayat, atas arahan Plt. Kepala Desa Wibawamulya, Ganda. Namun ketika dikonfirmasi, Soleh malah terkesan mengelak untuk memberikan keterangan.

“Kalau soal itu saya tidak bisa menjelaskan karena belum ada perintah Kades,” ucap Soleh. Pernyataan Soleh yang terkesan menutup-nutupi persoalan ini jelas tidak sejalan dengan Permendagri No. 20 Tahun 2018, yang memberikan kewenangan pengelolaan keuangan desa dilaksanakan oleh Sekdes, Kasei dan Kaur.

Sekadar informasi, Kepala Desa Wibawamulya saat ini dijabat oleh Plt., lantara Kades Muhdi mulai masa cuti untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berikutnya. Adapun pembangunan Jaling telah dianggarkan dan dilaksanakan pada triwulan kedua.

Sementara itu, warga desa wibawamulya tetap menuntut agar pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan dituntaskan serta janji Kepala Desa Muhdi untuk memberikan uang ganti rugi tanah agar segera direlasikan. (Dika)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*