Sejahterakan Nelayan, Bupati Bekasi Berikan Bantuan PAS Secara Gratis

Muaragembong (Bintang Save) – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja berkomitmen mensejahterakan kehidupan nelayan di Kabupaten Bekasi, sehingga dapat terhindar dari kemiskinan.

Komitmen itu dimulainya dengan memberikan bantuan PAS secara gratis kepada 685 nelayan dari 1.100 nelayan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Pemberian PAS kecil ini tujuannya adalah terkait dengan dokumen kepemilikan. Mudah mudahan ini bisa berguna bagi nelayan kita, dan dapat mensejahterakan nelayan,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, saat menyerahkan PAS kecil di Yayasan Al Isro, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kamis (16/1).

PAS kecil ini sangat penting bagi nelayan. Pasalnya, PAS kecil merupakan surat kelengkapan kapal bagi nelayan kecil. Atau surat tanda kebangsaan kapal berat kurang dari Gross Tonnage (GT) 7. Dengan PAS kecil, nelayan memiliki hak untuk dapat mengibarkan bendera Indonesia sebagai bendera kebangsaan kapal termasuk kapal penangkap ikan.

Dalam kesempatan itu, selain memberikan PAS secara gratis, demi tumbuhnya perekonomian atau penghasilan para nelayan khususnya yang berada di wilayah Pesisir Utara (Muaragembong, red), Eka juga merencanakan normalisasi beberapa muara yang dangkal, akan dinormalisasi. Hal ini sesuai aspirasi perwakilan nelayan di Muaragembong.

Bupati Bekasi beserta jajaran menyerahkan bantuan PAS kecil secara gratis kepada nelayan di Kabupaten Bekasi, sejumlah 685 PAS. Berlangsung Yayasan Al Isro, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kamis (16/1). (Hms)

Ia berharap, dengan semangat “Bekasi Baru Bekasi Bersih”, nelayan di Kabupaten Bekasi bisa terus berdaya dan berinovasi guna menuju pembangunan Kabupaten Bekasi yang lebih baik.

“Nanti saya berharap Dinas Perikanan terus berinovasi, dan pemberdayaan nelayan untuk mensejahterakan nelayan di Muaragembong. Nelayan di sini (Muaragembong, red) sumber penghidupan masyarakat disini paling besarkan dari laut. Jika lautnya tidak dijaga, kita akan kehilangan mata pencaharian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Agus Trihono menjelaskan, bahwa PAS kecil berguna bagi identifikasi perahu. Lain itu, nelayan juga dapat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Jadi ibarat kalau kita punya motor kita punya STNK-nya. Kedua, nantinya nelayan bisa membeli BBM bersubsidi. Ketiga, adalah asuransi untuk nelayan. Itu diberikan secara gratis kepada nelayan. Untuk hari ini diserahkan PAS kecil, jumlahnya 685 dari target 1.100,” ucap Agus.

Menurutnya, penyerahan PAS kecil ini yang pertama dilakukan di Kabupaten Bekasi. Agus berharap, penyerahan PAS kecil bagi nelayan yang belum mendapatkan agar ditahun 2020 dapat terpenuhi semua.

Di sisi lain, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Surlin, memberikan masukan. Menurutnya, saat ini setiap muara di Kabupaten Bekasi sudah mulai dangkal. Surlin meminta, semoga Bupati Bekasi dapat menormalisasi muara dan juga dapat memasang lampu mercusuar di titik yang diperlukan.

“Saya berharap, jangan cuma ini saja. Sekarang ada pendangkalan, setiap muara sudah dangkal. Luas panjang pantai 74 km dihuni nelayan 4000 kurang lebih. Setiap tahun ketambahan nelayan pendatang 300 s.d 400 orang. Artinya, dengan keseluruhan luas pantai, sudah tidak mencukupi jika terus kedatangan nelayan pendatang,” pungkasnya. (TS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*