HKP Ke-47 Tk. Kab. Bekasi: Momentum Mensejahterakan Petani dan Nelayan

Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Bekasi dibuka secara simbolis dengan pemukulan lesung, Kamis (28/11/2019) pagi.

Cikarang Utara (Bintang Save) – Ibu Ani dari Keyza Pratama Kreasi (KPK) nampak sibuk mengatur para pemain kesenian khas Betawi, Palang Pintu, sejak pukul 8 pagi. “Pak Sekda nanti diberi kalungan bunga setelah turun dari mobil, ya. Berarti temen-temen (pemain Palang Pintu-red) nanti sudah bersiap. Begitu Bapak (Sekda) datang langsung dimulai atraksinya,” kata dia sambil menunjuk ke arah gapura bertuliskan: Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 Kabupaten Bekasi 2019, Serta Pelantikan Ketua & Pengurus KTNA Kab. Bekasi Periode 2019-2024, Kamis (28/11) pagi.

Pihak penyelenggara begitu serius memepersiapkan segala sesuatunya. Hal itu karena acara yang dilaksanakan di lapangan Perumahan Grand Cikarang City (GCC), Jl. Gatot Subroto, Kaliulu, Desa Karangraharja, Kec. Cikarang Utara, sangat penting bagi insan pertanian di Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan pengamatan Bintang Save di lokasi, acara berlangsung semarak. Tak hanya ceremonial belaka, momen HKP juga dimanfaatkan untuk menampilkan aneka produk pertanian di Kabupaten Bekasi. Menurut penuturan Ani, acara HKP 2019 ini dimeriahkan dengan bazar murah, produk sembako dan hasil tani, serta pembagian 100 bibit ikan, oleh total 23 stan kecamatan dan 10 stan pertanian.

Menariknya lagi, ada juga hiburan seni topeng Maja dan Karya Putra Balok, dangdut oleh Bintang Pantura 1 Beby Hani dan Anggun Sakilla, Butterfly band, juga Unio.

Kepala Dinas Pertanian, Dra. Hj. Nani Suwarni, MM., memaparkan bahwa HKP 2019 dilaksanakan sebagai ungkapan bersyukur atas rahmat dan hidayah yang dilimpahkan berupa kekayaan alam, sehingga dimanfaatkan oleh umat manusia. Selain itu juga sebagai hari berbangga hati dalam menghasilkan bahan pangan untuk masyarakat, bahkan beberapa ada yang diekspor.

“Selain itu, HKP juga merupakan hari penghargaan kepada masyarakat yang dinilai berprestasi khususnya di bidang pertanian,” ucapnya.

Adapun tema yang diangkat dalam peringatan HKP 2019 ini adalah “Dengan Semangat Hari Krida Pertanian Ke -47, Kita Sejahterakan Petani/Nelayan Menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih Tahun 2019”. Maka dari itu, kegiatan HKP sebagaimana tujuan diselenggarakannya acara yakni untuk meningkatkan kemandirian petani dan nelayan melalui wadah KTNA dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN. Tujuan lain yaitu guna mewujudkan kemandirian pangan, menjalin kemitraan usaha antara petani dengan pelaku usaha agrobisnis dann agro usaha, serta memlihara kebersamaan petani dan nelayan.

Peringatan HKP 2019 berlangsung semarak. Insan pertanian se-Kabupaten Bekasi nampak begitu menikmati acara.

“Total ada sebanyak 535 orang peserta dalam acara HKP 2019 yang terdiri dari pelaku usaha, petani, kecamatan, dan tokoh masyarakat. Dalam acara ini ada juga kegiatan temu wicara, rembug paripurna KTNA, bakti tani, lomba mewarnai, hingga pameran,” jelas Nani.

Berkenaan dengan penyelenggaraan HKP 2019 ini, Nani berujar, bahwa peluang dan tantangan dalam pembangunan pertanian melalui peningkatan produktivitas dan kualitas produksi memerlukan upaya konkret dalam mencapai keberhasilan pertanian, yang diwujudkan untuk mengetahui pembangunan pertanian. “Salah satunya dapat kita lihat dari pelaksanaan HKP kali ini,” imbuh dia.

Ibu Ani (kanan) perwakilan panitia penyelenggara HKP 2019 dari Keyza Pratama Kreasi (KPK). KPK dinilai cukup berhasil menangani event besar seperti HKP.

Sekda Kab. Bekasi, Drs. H. Uju, M.Si., mewakili Bupati Bekasi mengatakan, hendaknya HKP 2019 dijadikan momentum menelaah pencapaian dan evaluasi pencapaian dan kekurangan untuk selanjutnya menentukan langkah ke depan. “Apresiasi kepada insan pertanian yg sudah memberi kontribusi terhadap sektor pertanian di Kab. Bekasi,” tegasnya sambil menekankan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan petani Bekasi. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepda masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya petani dan nelayan. Terima kasih kepada petani dan nelayan yang sudah berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi,” terang Sekda.

Acara dilanjutkan dengan risalah Hari Krida Pertanian oleh Ketua KTNA Kabupaten Bekasi, H. Derissalam, setelah didahului oleh Pelantikan KTNA Kabupaten Bekasi. Pembukaan acara HKP 2019 sendiri ditandai dengan pemukulan lesung oleh Sekda dan seluruh pejabat setra stakeholder terkait.
Sebelum ditutup, dalam acara tersebut juga diserahkan penyerahan bantuan Cultivator secara simbolis kepada: Namin Ketua Kelompok Tekad Makmur dari Desa Gandasari, Kec. Cikarang Barat; dan Suparman ketua kelompok Mekarsari dari Desa Taman Sari, Kec. Setu, dan piala untuk insan pertanian terbaik. Berikut adalah daftar para pemenang penghargaan di HKP 2019:

Sekda Kab. Bekasi, Drs. H. Uju, M.Si., tengah membagikan piala penghargaan kepada para insan pertanian terbaik di Kabupaten Bekasi.

1.    Penyuluh Berprestasi- Wahyu Utomo
2.    PPS Berprestasi- Nadih (Kec. Sukatani)
3.    Petani Berprestasi- Kasan Rohendi
4.    BPP Terbaik- BPP Serang Baru
5.    THL Berprestasi- Tunharir
6.    Kelompok Wanita Tani (KWT) Berprestasi- Anggrek Jingga (Emi Nurhayati)
7.    Taruna Tani- Syamsuri (Kec. Cikarang Utara)
8.    Gapoktan Terbaik- Fauzi dari Gapoktan Karya Tunggal (Kec. Karang Bahagia)

Nampak hadir dalam acara pagi itu yakni Asisten Daerah I Juhandi, Asisten Daerah III H. Suhup, Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang Raden Rara, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ir. H. Agus Trihono, MP., Kepala Dinas Pariwisata, Encep S. Jaya, Ketua KTNA Jawa Barat H. Otong Wiranta, unsur Muspida, para perangkat daerah, dan Camat se-Kabupaten Bekasi. (TS/Adv)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*