Kec. Cikarang Barat Boyong Ratusan Orang Meriahkan Pawai Taaruf MTQ Ke-51

Sukatani (Bintang Save) – Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2019 resmi dimulai, Minggu (8/9) pagi. Adalah Kecamatan Sukatani yang dipercaya menjadi tuan rumah Acara Tilawah terbesar se-Kabupaten Bekasi yang rutin digelar tiap tahun ini.

Sementara untuk ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bekasi ke-51 tahun ini diadakan mulai tanggal 8 September hingga 13 September 2019, dengan melibatkan peserta perwakilan dari 23 kecamatan. Adapun tema yang diusung, yakni “Tingkatkan Syiar Islam Menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih.”

Rangkaian acara pembukaan MTQ ke-51 diawali dengan Pawai Ta’aruf oleh seluruh kafilah dari 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi yang dimulai sejak pagi hari, dengan mengambil rute start dari Perumahan Villa Kencana Sukatani dan berakhir di Panggung Utama yang berlokasi di Jl. Raya Sukatani.

Rombongan kafilah Kec. Cikarang Barat.

Salah satu peserta pawai yang paling menarik perhatian adalah kontingen dari Kecamatan Cikarang Barat. Mengenakan batik, perwakilan Cikarang Barat juga kompak menenteng payung berwarna merah muda. Sambil berteriak “Cikarang Barat Juara!” mereka melenggang melintasi panggung utama.

Kepada Bintang Save, Camat Cikarang Barat, Dodi Sugandi, mengatakan pihaknya sengaja memboyong hingga ratusan orang untuk menyemarakkan ajang MTQ. Baginya, ajang ini sangat penting, sebab selain menjadi media pengikat silaturahim juga sebagai wahana yang tepat untuk menelurkan bibit-bibit tilawah terbaik.

“Dari kegiatan ini kita dapat mengambil banyak pelajaran baik. Semoga acara berjalan lancar, serta menjadi ajang silaturahim dan syiar Islam kepada umat,” ucapnya.

Sambodo, Bendahara Kec. Cikarang Barat.

“Kecamatan Cikarang Barat siap mensukseskan acara MTQ ke-51 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, menyampaikan dalam sambutannya mengapresiasi dan bangga dengan acara MTQ ini. Menurutnya, dengan penyelenggaraan MTQ ini mudah-mudahan keberkahan selalu mengalir untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Sehingga dengan ajang MTQ ini diharapkan lahir bibit-bibit tilawah yang mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan, melalui ajang MTQ ini, lahir putera daerah asal Bekasi yang handal dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi lagi” ungkapnya.

Selain itu, Eka juga menyampaikan, bahwa hikmah dari pelaksanaan MTQ ini semoga dapat dijadikan perhatian bersama seperti peningkatan kegemaran anak-anak untuk membaca Al-Quran.

“Beberapa hal juga menjadi perhatian buat kita, diantaranya adalah anak-anak kita mau mengaji. Lalu, kita juga sudah membantu meningkatkan penghasilan para guru ngaji yang ada di Kabupaten Bekasi, yang jumlahnya kian hari kian meningkat,” jelas Eka.

Hal senada diungkapkan pula oleh Ketua DPRD, Aria dwi Nugraha.

Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini mengandung banyak hikmah di dalamnya. “Selain bisa menjadi media silaturahim dan mempertajam ilmu, saya berharap ajang ini dapat menciptakan adik-adik kita kedepan menjadi pelopor dan penggerak untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Bekasi yang lebih baik,” singkatnya.

Dalam ajang MTQ tahun ini, panitia menyiapkan 8 Cabang Perlombaan dengan 24 golongan.

Sedangkan jenis cabang yang dilombakan diantaranya Tilawah, Kaligrafi, dan Tahfidz atau hafalan ayat suci Al-Qur’an, golongan yang dimaksud yakni segmentasi atau tingkat kesulitan dari masing-masing cabang. Adapun Dewan Hakim berasal dari Unsur MUI Kabupaten Bekasi, Pejabat Kemenag, dan praktisi.

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Ketua DPRD Aria Dwi Nugraha, Jajaran Muspida, Sekretaris Daerah, serta para Kepala Perangkat Daerah. (Ccp/Dodo)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*