Ibu Kota Pindah Ke Penajam Paser Utara dan Kukar

Jakarta (Bintang Save) – Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan lokasi Ibu Kota yang baru terletak di Kalimantan Timur, yaitu Penjam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Senin (26/8) siang.

Dalam keterangannya, penentuan lokasi Ibu Kota baru tersebut didasari oleh kajian yang telah dilakukan selama tiga tahun.

“Ada lima alasan,” kata Jokowi. Pertama, karena risiko bencana minimal; baik banjir, gempa, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, dan tanah longsor.

“Kedua, lokasi strategis, ada di tengah-tengah Indonesia,” sebutnya. Secara geografis, jarak rata-rata Kalimantan Timur ke seluruh Provinsi di Indonesia memang cukup pendek, yakni 893 km–terpendek kedua di antara lima calon ibu kota lainnya, atau di bawah Kalimantan Tengah yang jarak rata-rata ke seluruh provinsinya sejauh 792 km.

Ketiga, kedua daerah itu ada di dekat perkotaan yang sudah berkembang: Balikpapan dan Samarinda.

Keempat, kata Jokowi, infrastruktur yang relatif lengkap.

“Dan terakhir di dua tempat itu tersedia lahan yang sudah dikuasai pemerintah, seluas 180 hektare,” ungkapnya.

Setelah ini pemerintah akan mulai merancang UU ibukota baru. “Tahun 2020 akhir pemerintah akan memulai konstruksi, dan pada 2024, pemindahan akan dilakukan secara bertahap. Pembangunan akan dilakukan bersama swasta,” jelas mantan Walikota Solo itu.

Sementara terkait pembiayaan, kata Jokowi, angkanya menembus Rp466 triliun yang akan dibebankan ke APBN dan swasta. “Untuk APBN hanya menyumbang 19 persen dari total biaya yang dibutuhkan,” imbuhnya.i

Jika pemindahan Ibu Kota terealisasi, bagaimana dengan Jakarta? “Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis dan perdagangan,” pungkasnya.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*