Sah! KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Sebagai Presiden dan Wapres 2019-2024

Jakarta (Bintang Save) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Ir. H. Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024. Penetapan itu dilakukan oleh KPU di Jakarta, Minggu (30/6/2019) sore, usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan Prabowo-Sandi, dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pada Kamis (27/6/2019).

“Menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 nomor urut 01, saudara Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024,” papar Ketua KPU Arief Budiman di hadapan awak media. “Keputusan ini ditetapkan di Jakarta 20 Juni 2019,” tambahnya dan langsung ditimpali riuh tepuk tangan para hadirin yang datang.

Nampak dalam penetapan ini Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin hadir dengan pakaian putih. Jokowi dan Ma’ruf lantas menerima surat keputusan dari Arief Budiman. Sebagaimana dilaporkan tirto.id, keduanya disediakan bangku khusus di bagian depan. Sementara itu, lawannya, Prabowo-Sandi, tidak hadir. Kursi untuk mereka kosong.

Berkaitan dengan penetapan ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, bahwa pemerintah akan segera menyiapkan pelantikan bagi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

“Nanti akan disiapkan pelantikan tanggal 20 Oktober, ini suatu hal yang konstitusional,” kata Tjahjo yang juga menghadiri penetapan Jokowi-Ma’ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2019 di Kantor KPU itu, sekira pukul 15.30 Wib.

Partisipasi Pemilih Meningkat

Dalam kesempatan yang sama, Tjahjo tak lupa mengapresiasi kinerja KPU pada penyelenggaraan Pemilu 2019. Tjahjo menyebut kerja sama Kemendagri dan KPU dalam perumusan daftar pemilih tetap (DPT) menghasilkan pemilu yang baik.

“Saya kira secara konstitusional pelaksanaan pileg, pilpres ini, sudah berjalan sesuai undang-undang sesuai tahapan-tahapan, sesuai PKPU yang dipersiapkan detail oleh KPU,” ujarnya seperti dilaporkan cnnindonesia.com.

Politisi PDIP itu menyampaikan kualitas pemilu meningkat. Hal itu tercermin dari tingkat partisipasi pemilih yang menembus angka 81 persen, atau di atas target sebesar 77,5 persen.

Tjahjo juga mengapresiasi aparat penegak hukum, mulai dari Polri, TNI, Gakkumdu, Bawaslu, dan kejaksaan. “Kesemuanya berperan dalam menjaga situasi kondusif selama pemilu,” pungkasnya. (Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*