Tembus Rp10 Juta: Tradisi Saweran di Kp. Rawa Pisang

Tambun Selatan (Bintang Save) – Umat muslim baru saja merayakan hari raya idulfitri 1440 hijriyah. Di Indonesia sendiri macam-macam cara orang merayakan hari kemenangan ini, seperti yang terjadi di Kampung Rawa Pisang RT 003/002, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan.
Saban tahun setiap seusai berlebaran, warga setempat tak pernah absen menggelar acara “Sawer Uang Receh”. Sebuah tradisi yang selalu di tunggu-tunggu masyarakat sekitar. Apa pasal? Bukan hanya sebagai media penyambung tali silaturahim semata, acara yang biasa menghabiskan uang hingga puluhan juta ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga.
Adapun uang receh yang disebar terdiri dari pecahan uang Rp500, Rp1000, hingga pecahan uang kertas Rp2000. Salah satu Sesepuh Kp. Rawa Pisang, Mak Kucit, menjelaskan bahwa uang receh yang diperoleh merupakan hasil tabungan selama setahun dari keluarga besar (almarhum) Namat bin Dipling, juga dari kluarga besar Bapak Deri ditambah sumbangsih dari keluarga besar Ma’ Kucit.
“Uang receh tersebut dikumpulkan di dalam sebuah galon air berukuran 19 liter. Biasanya galon air yang berisakan uang receh jika penuh itu mencapai 8 atau 9 juta,” ucapnya, Kamis (6/6).
Alhamdulillah, untuk tahun ini tabungan uang receh mencapai 12 jutaan sudah termasuk untuk membeli petasan,” lanjutnya.

Kepada Bintang Save, Ma’ Kucit mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada para donatur yang telah memberikan sebagian rejekinya untuk mensukseskan acara tradisi sawer uang receh ini.
Hal senada diucapkan oleh Hajah Nanung yang juga memberikan sumbangan berupa petasan. “Harapannya tradisi sawer uang receh ini terus berlanjut hingga dapat dirasakan dan dinikmati oleh anak cucu dari generasi ke generasi,” katanya penuh kebanggaan.


Sementara itu, Deri yang juga merupakan salah seorang donatur acara mengatakan, bahwa terlepas dari berapapun nominal uang yang disebar namun yang paling terindah adalah bisa melihat saudara dan warga tertawa dan gembira bersama dalam lingkungan yang guyub. “Itu sudah merupakan kepuasan tersendiri bagi kami,” ungkapnya seraya mengucapkan rasa terima kasihnya  kepada semua pihak yang telah meramaikan acara tersebut.
Sukarta, Ketua RT 003, menilai acara semacam ini penting. “Karenanya, untuk mempererat tali silahturahmi agar rasa persaudaraan terus tumbuh dan tertanam, acara seperti ini layak kita lestarikan,” imbuhnya. (Dodo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*