Gelar Festival Wisata Bahari, Pemkab Bekasi Dorong Perekonomian Warga Muaragembong

Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat menghadiri Festival Wisata Bahari Muaragembong, Sabtu-Minggu (16-17/3/2019) lalu.

Muaragembong (Bintang Save) – Pemerintah Kabupaten Bekasi terbukti serius menggarap Muaragembong sebagai destinasi pariwisata bahari. Hal itu tercermin dari gelaran Festival Wisata Bahari Muaragembong yang dihelat oleh Dinas Pariwisata Kab. Bekasi di Desa Pantai Mekar, Sabtu dan Minggu (16-17/3). Ajang ini terbukti berhasil membetot perhatian masyarakat tidak hanya warga Bekasi, tetapi juga dari berbagai daerah untuk datang menyaksikan serangkaian kegiatan festival.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja hadir dengan menumpang perahu angkutan warga menuju ke lokasi, didampingi antara lain oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Bekasi. Sesampainya di lokasi, Bupati langsung disambut dengan atraksi seni budaya Betawi, Palang Pintu, yang diperagakan oleh pegiat budaya dari Kumbesi.

Kepada wartawan, Bupati mengaku sangat meyakini festival ini dapat membuka peluang bagi Muaragembong untuk menampilkan potensinya sebagai destinasi wisata bahari di Kab. Bekasi. Menurutnya, ajang Festival Wisata Bahari Muaragembong bisa dijadikan sebagai wadah promosi sebab banyak hal unik di Muaragembong yang bisa dieksplorasi. “Tadi saya sebelum  turun di demarga melihat banyak perahu yang dihias, ini sangat unik. Mudah-mudahan dengan kegiatan Festival Wisata Bahari Muaragembong ini orang ramai-ramai ingin tahu dan datang ke Muaragembong,” kata Eka.

“Pariwisata di Muaragembong adalah salah satu potensi yang tengah didorong oleh Pemkab Bekasi untuk dikembangkan guna mendongkrak perekonomian masyarakat,” ucapnya lagi. Oleh karenanya, Eka menegaskan, komitmen Pemkab Bekasi dalam meningkatkan pariwisata bahari yang salah satunya ada di Muaragembong. Untuk itu, selain dengan menggelar festival, destinasi wisata pun akan ditambah. Saat ini, selain pantainya yang cantik, Muaragembong pun memiliki hutan mangrove serta hutan yang menjadi habitat lutung Jawa.

“Tentu harus ditingkatkan lagi (pariwisatanya). Yang sudah ada kita percantik. Hutan mangrove dan lutung Jawa juga harus lebih dilestarikan lagi. Kami upayakan itu,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan Festival Wisata Bahari Muaragembong ini sejumlah lomba digelar, seperti lomba miniatur perahu hias yang diikuti anak-anak. Meski hanya perahu berukuran mini, namun karya yang dihasilkan begitu menarik dan unik. Salah satunya ada peserta yang membuat perahu legendaris nusantara yakni Dewa Ruci.
Selain itu, ada pula lomba membuat tumpeng dengan dihias seunik mungkin, lomba dayung serta lomba perahu hias. Belum cukup, pihak penyelenggara juga menggelar lomba foto dan video blog untuk lebih memeriahkan festival ini.

Tak ketinggalan, di sela-sela kegiatan festival ini pun Bupati Bekasi menyempatkan diri untuk melayani warga yang ingin berfoto dengan latar belakang jembatan asmara. (TS)

Plt. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja saat melayani warga yang ingin berfoto bersama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*