Pembangunan Embung Desa di Blok Seah Diharapkan Membantu Pengairan untuk Pertanian Desa

Subang (Bintang Save) – Embung Desa atau biasa disebut tempat penampung air dalam skala besar adalah salah satu dari empat prioritas dana desa yang ditegaskan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Hal ini juga telah dipertegas oleh Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2017 Soal Prioritas Dana Desa 2018. Program pembangunan embung mendapat sambutan sangat baik dari Desa-desa seIndonesia.

Mengenai ukuran embung, bisa bervariasi sesuai kebutuhan. Bahkan embung ini bisa juga dilakukan meski hanya dalam skala kecil misalnya 15 x 15 meter dengan alokasi anggaran Rp. 100 juta dari dana desa. Soalnya embung yang kelewat besar dengan dana yang juga besar belum tentu lebih efektif dalam menampung air, disesuaikan dengan kebutuhan petani.

Mengenai dana, jika misalnya sebuah desa sudah mendapatkan dana dari Pemerintah Kabupaten, maka anggaran dana dari desa bisa dialokasikan untuk membangun sarana penunjang pengairan seperti saluran irigasi dan sebagainya.

Seperti pembangunan Embung Desa di Blok Seah Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara yang sudah dilaksanakan pembangunannya dengan Volume (17 + 15 + 5,3 + 37 + 9 + 38,8 + 14,2) × 2 M dengan menggunakan dana APBN alokasi anggaran Rp. 270.000.000,- sumber dana dari Ditjen pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi tahun anggaran 2018 yang dilaksanakan oleh Tim Pengelola  Kegiatan Desa Tanjung. Apakah sesuai Spesifikasi teknis Embung Desa atau tidaknya yang jelas pembangunan Embung sudah terealisasi dan Embung-embung ini bakal sangat membantu petani khususnya ketika musim kemarau tiba. (Ridwan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*