Bupati Berikan Gas Elpiji 3Kg Kepada Warga Lenggang

Beltim (Bintang Save) – Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza membagikan secara simbolis tabung gas elpiji tiga kilogram kepada empat warga Desa Lenggang dari total 753 warga yang akan menerima bantuan tersebut, Pembagian gas tersebut merupakan program konversi minyak tanah ke gas oleh pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Yuslih menjelaskan Pemkab Beltim memang sedikit terlambat dalam membagian gas elpiji tiga kilogram dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Babel. Akan tetapi, keterlambatan tersebut dikarenakan pro kontra dimasyarakat mengenai gas elpiji yang sering membahayakan konsumen.

“Terus terang lah, gas elpiji ini kan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, orang-orang saat ini merasa takut kalau nantinya gas tersebut melendak dan membahayakan masyarakat,” jelas Yuslih saat memberikan sambutan kepada masyarakat Lenggang yang akan menerima bantuan elpiji tiga kilogram, di Kantor Desa Lenggang, Senin, (12/11).

Yuslih berharap pro kontra yang berkembang di masyarakat tidak mengganggu aktifitas rumah tangga dan kegiatan masak sehari-hari ibu-ibu rumah tangga dan berjalan seperti biasa setelah menerima bantuan ini, dan ia pun turut mengucapkan selamat kepada masyarakat yang telah menerima tabung gas elpiji tiga kilogram dan kompor secara gratis.

“Saya berharap konversi gas ini tidak mengganggu aktifitas rumah tangga, dan masak sehari-hari tetap berjalan seperti biasa, dan saya ucapkan selamat kepada masyarakat yang menerima tabung gas elpiji  tiga kilogram dan kompor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Lenggang Evo Lesmana menjelaskan tujuan dari pembagian gas elpiji tiga kilogram ini merupakan program untuk memberikan ruang gerak kepada minyak tanah yang dinilai saat ini tidak lagi mencukupi untuk masyarakat.

“Tujuan dari program ini tentunya sedikit memberikan ruang gerak kepada minyak tanah yang memang tidak banyak lagi atau tidak mencukupi untuk masyarakat” jelas Evo.

Evo menuturkan memang saat ini minyak tanah yang diberikan kepada masyarakat terbilang sedikit dan berbanding terbalik dengan kebutuhan akan bahan bakar rumah tangga khususnya minyak tanah yang luar biasa banyak.

“Memang minyak tanah yang diberikan kepada masyarakat saat ini sangat sedikit, dan setelah kami inventarisir bahwa kebutuhan bahan bakar rumah tangga khususnya terhadap minyak tanah memang luar biasa banyak,” tuturnya. (Suherman/Yas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*