SMAN 2 Tambun Selatan Antar 400 Siswa Masuk Kampus Ternama

Tambun Selatan, Bintang Save

Sabtu 28 April 2018 menjadi hari yang paling dinantikan para lulusan SMAN 2 Tambun Selatan. Hari itu, tepat diselenggarakan ritual yang sangat dinanti seluruh peserta didik Kelas XII. Acara tersebut adalah perpisahan atau pelepasan sebanyak 551 orang yang diadakan di STTD Cibitung. Sekolah ini berhasil menghantar siswa-siswi  Kelas XII lulus 100%.

Acara tersebut merupakan acara puncak, dimana seluruh peserta didik akan melepaskan seluruh atributnya sebagai pelajar untuk menuju tingkat yang lebih tinggi yaitu menjadi mahasiswa. Perjalanan mereka belum berarti dalam mengapai ilmu pengetahuan. Mereka baru memulai meraih cita-cita dan masa depan, karena dimasa setelah lulus SMA, mereka akan menemukan jati dirinya sebenarnya. Setelah mengikuti rangkaian pelaksanaan ujian sejak pada tanggal 9 April 2018 yang lalu, para siswa/i seluruh akan mendengarkan pengumuman kelulusan mereka. Seperti yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 2 Tambun Selatan pada hari Sabtu 28 April 2018 di Aula STTD Cibitung.

Sementara itu, acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMAN 2 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi berlangsung meriah serta dihadiri Kepala SMAN 2 Tambun Selatan Iyan Alfiyan, S.Pd . MM, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah III Provinsi Jawa Barat Ir . H. Herry Pansila Prabowo, M. Si , Kepala Seksi Pelayanan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat H. Muhammad Nurdin, S. Pd . MM, Kepala Kantor Kecamatan Tambun Selatan Drs. Iman Santoso, MM dan Kordinator Pengawas Pembina  SMA Kabupaten Bekasi Drs. H. Dadang Djazuli, M.P d serta Pengawas Pembina SMAN 2 , Kepala SMAN 2 TambunSelatan periode 2009- 2015 Drs. H. Sujadi, M.Pd dan  Kepala SMAN 2 Tambun Selatan  periode 2015 – 2016 H. Muhammad Nurdin, S.Pd , MM , Wakasek , Guru-guru, staf tata usaha, dan keluarga besar SMAN 2 Tambun Selatan, Orang tua murid kelas XII serta siswa/siswi kelas XII SMAN 2 Tambun Selatan serta peserta dari siswa kelas XII SMAN 2 Tambun Selatan.

Wakasek Kesiswaan tak bias menyembunyikan rasa harunya. Tak heran, selama 3 tahun ia membimbing, mendidik bahkan sesekali memberi cambukan. Tawa dan sedih biasa menghiasi hari-hari. Sehingga dapat meraih ilmu yang bermanfaat sampai berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri lewat jalur undangan.

Suasana makin bertambah haru bercampur senang saat Kepala Sekolah Iyan menyampaikan petuahnya. Kenapa tidak, perjuangan yang mereka alami dan sampai bisa meraih prestasi hingga bisa masuk keperguruan tinggi negeri yang favorit. Di antaranya adalah Universitas Indonesia sebanyak 75 orang, Universitas Diponegoro 50 orang, Universitas Padjajaran Bandung 25 orang, Universitas Surabaya 50 orang,  dan Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sebelas Maret, Poltekkes Kemenkes Malang. Selebihnya saat ini masih masuk jalur seleksi SNMPTN berdasarkan prestasi akademik siswa, yaitu rapor, nilai ujian nasional, dan prestasi lain.

“Kita berharap juga jalur SBMPTN, SPMB, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, PMDK-PN, Kedinasan merupakan istilah untuk Jalur Ujian Tertulis. Khusus untuk yang mengambil program studi olah raga dan kesenian juga dengan test keterampilan. Yang kita masih menunggu,” ujar Masduki kepada Bintang Save.

Kepala SMAN 2 Tambun Selatan Iyan Alfiyan, S.Pd.MM., saat ditemui Bintang Save mengatakan bahwa ia bangga dengan prestasi siswa/i SMAN 2 Tambun Selatan ini. Sebab selain kelulusan siswa Kelas XII yang sampai 100%, tapi juga saat ini sudah 250 siswa diterima di perguruan tinggi negeri yang ternama lewat jalur undangan SNMPTN dan masih menunggu pengumuman jalur SBMPTN, SPMB, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, PMDK. Ia berharap, bisa 400 siswa yang diterima seperti pada tahun yang lalu. Pada saat itu tercatat ada 506 masuk ujian masuk perguruan tinggi negeri, namun yang berhasil diterima keperguruan tinggi negeri yang ternama mencapai sebanyak 424 orang.

Kesuksesan Program

Ketua Komite SMAN 2 Tambun Selatan Fauzan, SE., mengungkapkan keberhasilan yang diraih oleh SMAN 2 Tambun Selatan selama ini tidak lepas dari penyampaian program. Di SMAN 2 Tambun Selatan, kata dia, ada dua sistem yang diberlakukan seperti kelas cerdas istimewa dan kelas biasa. Kelas cerdas istimewa ini diberlakukan sistem program pemadatan dengan masa waktu belajar hanya 2 tahun dan mengajar siswa dalam satu mata pelajaran selama 4 jam. Inilah yang menjadi resep SMAN 2 Tambun Selatan bisa konsisten mengirimkan siswa/siswinya ke perguruan tinggi ternama.

Ketua Komite yang turut sebagai Pengurus di Cerdas Istimewa melakukan pola penyaringan di CI yang diawali dari pengetesan IQ di atas rata-rata 130. Berhubung IQ diata 130 tentu ini anak yang cerdas yang memiliki kecerdasan kusus, untukmereka di terapkan adalah program di kurikulumnya ada pemadatan. Bahkan jumlah jam belajarnya pun lebih banyak ada penambahan. Namun untuk program pengayaan pihak sekolah menghadirkan dari perguruan tinggi, dan program yang diinisiasi oleh SMAN 2 Tambun Selatan. Apabila berbicara program tentu pembiayaan tidak bisa dihindari, oleh karena itu pihak sekolah pun berupaya untuk mengusulkan terhadap anak yang tidak mampu untuk pengurusan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan sejenis lainnya. Tujuannya, agar dapat meringankan pembiayaan beli buku serta keperluan lainnya.

Tidak sampai di situ saja, upaya untuk pembinaan terhadap siswa pun dilakukan seperti mengarahkan untuk memudahkan dalam menentukan minat masuk dalam jurusan di perguruan tinggi sejak dari kelas XI sudah di upayakan. Begitu juga buat untuk kelas reguler sudah mulai diterapkan seperti di Kelas CI, dengan metode pembelajaran pun di tingkatkan, sehingga kemampuan untuk meningkatkan mutu siswa tersebut akan terbangun dengan seiring waktu. Dengan program tentu dibutuhkan dukungan dan anggaran yang berimbang.

Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di SMAN 2 Tambun Selatan cukup banyak hampir mencapai 44 kegiatan  sementara kegiatan ekstrakurikuler yang di biayai oleh pemerintah Cuma 4 kegiatan saja. Namun, dari segi jumlah kegiatan yang begitu banyak kita pun berupayah untuk mengajak orang tua murid, apalagi adanya Permen No. 75 tentang Komite sekolah dengan melalui program inilah berupaya untuk mendorong semangat orang tua murid. Sebab bila mengandalkan biaya dari pemerintah tentu tidak mampu untuk mendukung program SMAN 2 Tambun Selatan.

Kurang Anggaran

Berbicara program tentu tidak lepas dari biaya, pada awal pertemuan itu memang ada kesulitan namun komunikasi pihak sekolah dengan perguruan tinggi negeri dan komunikasi dengan pihak BP maksud dan tujuannya adalah untuk mengetahui bakat anak, sehingga nantinya kita bisa mengarahkan anak tersebut ke arah tujuan yang lebih tepat.

Untuk memudahkan mendapat dukungan anggaran dari arang tua murid terhadap program sekolah sangatlah sederhana, seperti mengajak para orang tua murid yang sudah merasakan hasil dan keberhasilan anaknya selama mengikuti proses belajar mengajar yang diterapkan oleh SMAN 2 Tambun Selatan, yang mana mereka tentu sudah mengetahui keberhasilan yang mereka rasakan tadi sehingga dengan orang tua murid yang baru bisa sering dan sampai mereka bisa memahami dan  menerima alasan tersebut. Pihak sekolah pun berupaya untuk bagi orang tua murid yang tidak mampu tapi anaknya mampu mengikuti program sekolah anak tersebut cerdas kita arahkan untuk supaya bisa mendapat dana bantuan dari kartu indonesia pintar.

Drs. Iman Santoso, MM., Camat dari Kecamatan Tambun Selatan mengaku, bangga atas prestasi yang diraih oleh sekolah tersebut saat ini pihaknya sudah mencapai 400 siswa telah lolos masuk ke perguruan tinggi negeri. “Hal ini menjadi kebangga tersendiri buat kita juga,” tandasnya.

“Tentu sebagai orang tua murid ketika melihat kemampuan sekolah itu bisa meloloskan siswanya masuk ke perguruan tinggi negeri tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua juga walaupun biaya yang mereka bayar cukup besar akan tetapi tidak sia-sia,” jelas  dia. (TS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*