Polda Sumsel Kembali Selidiki Kasus Korupsi TPU di Kab. OKU

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

OKU (Bintang Save) – Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kabupaten OKU kembali mengemuka. Kabarnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel telah mengeluarkan sprindik (surat perintah penyelidikan-red) baru untuk kembali melakukan pemeriksaan.

“Sprindik baru sudah disetujui Mendagri,” kata Kombes Pol Zulkarnain, Direktur Reskrimsus Polda Sumsel. “Jadi akan dilakukan penyelidikan dari awal lagi, dan kita akan kembali melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi,” ujarnya, Senin (5/2) lalu.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan lahan TPU di Kabupaten OKU terendus pada tahun 2012. Dalam kasus tersebut, Pemkab OKU mengucurukan dana dari APBD sebesar Rp6,1 miliar. Namun setelah dilakukan audit oleh BPK Perwakilan Sumsel, ditemukan kerugian negara sebesarRp3,49 miliar. Dalam kasus ini ada sejumlah pejabat Pemkab OKU yang diperiksa. Salah satunya yakni Wakil Bupati OKU Johan Anuar yang diperiksa sebagai saksi.

Bahkan, ketika itu Johan Anuar yang pada pengadaan lahan TPU menjabat sebagai Ketua DPRD OKU juga ditetapkan tersangka. Tetapi Johan Anuar melakukan upaya hukum pra peradilan, sehingga tidak terbukti sebagai tersangka.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telpon seluler, Wabup OKU Johan Anuar mengakui tidak ada masalah dan siap untuk kembali menjalani pemeriksaan. “Saya akan ikuti proses hukum dan saya siap jika kembali dipanggil Polda Sumsel untuk diperiksa,” ucap Johan.
Pada hari yang sama, puluhan warga yang mengatasnamakan Gabungan Ormas Penegak Keadilan menggelar aksi damai di Polda Sumsel Jalan Jendral Sudirman KM 4,5 Palembang. Peserta aksi damai meminta dan mendukung penyidik Polda Sumsel untuk melakukan penyidikan atas kasus dugaan korupsi TPU OKU secara tuntas.

Peserta aksi damai diterima Kaur Monitor Bid Humas Polda Sumsel Kompol Andi Junianto yang secara simbolis menerima sebagai bentuk dukungan peserta aksi damai mendukung kinerja Polda Sumsel dalam memberantas korupsi. “Aspirasi peserta aksi damai kami terima dan tentunya kami terima kasih atas dukungannya,” ungkapnya. (Yuyun)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*