Bupati Karawang Minta Sekolah Bertindak Tegas

Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana.

Karawang, Bintang Save- Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana memimpin upacara bendera di Sekolah Menengah Kejuruan Binakarya (SMK BK) yang berlengsung di Lapang SMK BK, Senin (6/2). Berdasarkan pantauan di lapangan, upacara tersebut dihadiri Kadisdikpora Kabupaten Karawang Drs. Dadan Sugardan, M.Pd., perwakilan guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Karya (SMK TK).

Menurut Bupati, hal itu dilakukan sebagai lanjutan upaya mendamaikan SMK Binakarya dan SMK Taruna Karya yang selama ini selalu melakukan aksi perkelahian masal tau tawuran.
“Beberapa waktu lalu telah terjadi hal yang tidak enak dan menjadi pemberitaan negatif, yakni aksi tawuran yang kalian lakukan. Sebetulya apa yang kalian cari? Apa keuntungan yang kalian dapat? Tawuran hanya mendatangkan kerugian bagi kalian atau bahkan orang lain,” tegasnya.

Ia coba menyentil sisi humanis dengan meminta para siswa berfikir tentang orang tua yang telah susah payah mencari uang untuk membiayai sekolah mereka. Para orang tua, kata Bupati, banting tulang hanya ingin melihat anaknya sukses dan berhasil.

“Oleh karena itu, mari kita sama-sama untuk saling mempererat tali silaturahmi. Walaupun berbeda tempat sekolah, kita sama-sama harumkan nama sekolah kita masing-masing dalam hal positif,” ungkap Bupati.

Dipenghujung sambutannya, Bupati berpesan kepada para pengajar. “Kedepan, agar dapat menindak tegas oknum pelajar yang menjadi provokator bila terjadi lagi aksi tawuran, dimana hari ini kita sama-sama tahu bahwa antara SMK BK dan SMK TK telah terjalin kembali silaturahmi yang baik setelah beberapa waktu lalu sempat renggang,” pungkasnya.
Sebelumnya, pasca kejadian bentrokan yang terjadi antar dua SMK yang bertikai itu, Bupati Karawang beserta Kadisdikpora, Kepala Dinas Sosial, dan Ketua PGRI Kabupaten Karawang mengunjungi kedua SMK tersebut guna mengklarifikasi serta memberikan arahan langsung, Rabu (1/2).

Dalam kesempatan itu, Bupati Karawang menyampikan bahwa kejadian tawuran itu sangat memprihatinkan serta mencoreng kembali dunia pendidikan yang seharusnya para siswa belajar dengan baik untuk meraih prestasi dan cita-citanya.

Oleh karena itu, Pemkab Karawang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga serta Dinas Sosial akan melakukan pembinaan terhadap siswa yang bentrok, sehingga menjadi efek jera dan terputus mata rantainya. Bupati menilai, tawuran yang terjadi pasti ada penggeraknya dan harus dibina, ada kemungkinan mereka mempunyai persoalan atau masalah di rumah ataupun di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya pula, Bupati menyarankan anak – anak sekolah untuk tidak membawa handphone ke dalam area sekolah. Hal itu, semata-mata untuk memberi efek jera bagi para siswa yang memang sulit untuk diarahkan kembali, sehingga harus ada metode khusus dari sekolah dan akar permasalahan bisa terdeteksi lebih dini. (Julius)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*