Deklarasi Masyarakat Karawang Anti Hoax

Kegiatan deklarasi ini mendapat dukungan Bupati Karawang.

Karawang, Bintang Save — Menanggapi banyaknya penyebaran informasi berbau fitnah, hasutan maupun hoax (kabar bohong) di media sosial yang cukup membuat resah berbagai kalangan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Karawang, Dinas Kominfo Kabupaten Karawang bekerjasama dengan Forum Forkominda, tokoh lintas agama, budayawan, akademisi, pelajar dan pemerhati sosial, serta LSM, menyenggarakan deklarasi “Masyarakat Karawang Anti Hoax” yang dibuka langsung oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, Jumat (03/02).

Komitmen tersebut ditandai dengan membubuhkan cap tangan pada banner, yang bertempat di Lapang Karang Pawitan sesaat setelah melakukan senam bersama yang dipadukan dengan penyerahan Sertifikat Akreditasi Tingkat Paripurna RSUD dan Sertifikasi Dasar Puskesmas.

Hoax merupakan material informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya. Hoax juga bisa diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta, melalui proses pembacaan dengan informasi yang meyakinkan, tetapi tidak dapat diverifikasi. Terkadang, hoax juga diartikan sebagai tindakan mengacaukan informasi yang benar, dengan cara membanjiri suatu media dengan pesan yang salah untuk menutupi pesan yang benar.

Dalam laporannya, Kadiskominfo H. Yasin Nasrudin.S.Sos. mengatakan maksud dari kegiatan itu adalah untuk mengajak seluruh masyarakat agar peduli dan bersama memerangi penyebaran informasi hoax di media sosial. “Selain itu bertujuan pula mengajak masyarakat agar lebih kritis dalam membaca dan menyebarkan berita di media sosial,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan, dasar dari kegiatan yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 17/Per/M.Kominfo/03/2009 tentang Desiminasi Informasi Nasional oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, serta Peraturan Bupati karawang Nomor 56 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang.

Kegiatan deklarasi ini mendapat dukungan Bupati Karawang. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung kegiatan ini sebagai komitmen untuk lebih peduli dan bersama sama memerangi penyebaran berita berita bohong atau hoax yang saat ini marak di media sosial. Menurutnya, banyak informasi hoax yang viral di media sosial dan kemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini, juga berpotensi mengganggu keamanan Nasional.

“Perkembangan IT berdampak pada disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, kita harus berhati hati dalam menggunakannya,” ujar Bupati. Generasi muda, lanjutnya, rentan terpapar oleh penyebaran berita palsu di media sosial. Hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Generasi muda merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax. Sangat disayangkan bila Indonesia yang akan datang diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai penyesalan kita bayar dengan penderitaan yang panjang,” tandasnya. (Julius)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*