Pelantikan Ketua DPRD dan Dua Anggota Pengganti Antar Waktu

Bekasi (Bintang Save) – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bekasi menggelar agenda pengucapan sumpah janji jabatan Sunandar, SE., sebagai Ketua DPRD Kab. Bekasi masa jabatan tahun 2014-2019. Selain Sunandar, pengucapan sumpah jabatan anggota DPRD Kab. Bekasi juga dilakukan pengganti antar waktu atas nama H. Asnawi Wahyudin, SE., dari Partai Gologan Karya dan H. Edi Kurtubi, S.Pd.I., dari Partai Kebangkitan Bangsa, Rabu (8/2).

Dari pantauan Bintang Save di lapangan, acara tersebut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Bekasi, Plt. Bupati Bekasi, dan Pimpinan DPRD, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bekasi. Tak ketinggalan, sejumlah Kepala SKPD dan para Camat juga turut hadir dalam acara tersebut.

Rapat Paripurna Istimewa ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. Jejen Sayuti, SE. Jejen Sayuti membuka acara dengan mempersilakan Sekretariat DPRD membacakan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah, penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji, penyerahan palu pimpinan rapat, penyematan tanda keanggotaan DPRD, dan penyerahan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat.

Plt. Bupati Bekasi. H. Rohim Mintareja, S.Sos., dalam sambutannya mengatakan bahwa setelah terlantiknya Ketua DPRD Kab. Bekasi pengganti antar waktu, ia berharap dimasa sisa waktu yang ada tugas yang diembannya dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. “Sehingga DPRD Kab. Bekasi lebih bersinergi dengan Pemda dan dapat menyerap aspirasi dari rakyat agar benar-benar tertampung,” ucapnya.

“Perjuangan kita masih panjang. Kab. Bekasi ini memiliki investasi yang luar biasa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar lebih dipentingkan. Dengan demikian, kita sangat berharap ketua DPRD Kab. Bekasi bisa bekerja lebih baik,” tandas Rohim.

Sementara itu, Sunandar menyampaikan bahwa dirinya sebagai penyambung aspirasi rakyat akan berusaha lebih mementingkan kepentingan rakyat dari pada kepentingan pribadi. Kata dia, DPRD Kab. Bekasi bisa berdiri atas kepercayaan masyarakat. “Amanah itu harus kita pikul di pundak bersama-sama. Yang penting kita dorong pertumbuhan perekonomian rakyat yang lebih baik ke depan, serta melakukan pengawasan terhadap jalanannya roda kepemerintahan sehingga dapat terkontrol,” jelasnya. (TS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*